Motivasi adalah salah satu faktor yang bisa membantu kita sukses
di perguruan tinggi. Jika kita memiliki sebuah motivasi yang tinggi untuk dapat
menjadi yang terbaik atau untuk bisa membanggakan Orang Tua maka jalan untuk
menyelesaikan studi di perguruan tinggi akan terasa mudah dan singkat. Begitu
kita termotivasi untuk belajar, salah satu kunci keberhasilan adalah menjaga
kita tetap termotivasi. Harus dipahami bahwa motivasi mengalir dan dapat
mengalami pasang – surut. Sesuatu yang menimbulkan motivasi hari ini, mungkin
esok hari tidak lagi memotivasi kita. Untuk tetap menjaga agar kita tetap
termotivasi ikuti beberapa tips berikut ini :
Gunakan Motivasi Internal
Dan Eksternal
Motivasi Internal (dari dalam) adalah jenis
motivasi yang sifatnya lebih permanen dari motivasi eksternal, karena itu
asalnya dari keinginan kita sendiri untuk berubah dan menjadi lebih baik
lagi.
Motivasi Eksternal (dari luar) adalah motivasi
yang berasal dari luar diri kita, misal : karena faktor finansial atau nilai
yang bisa memotivasi kita untuk lebih baik lagi
Namun untuk mencapai sasaran belajar, kita
memerlukan keduanya. Sebagai contoh, kita mengikuti mata kuliah yang dirasakan
tidak menarik. Fokuskan apa motivasi dari luar (misalkan nilai) agar kita dapat
mulai tertarik untuk belajar. Munculnya ketertarikan menandakan kita telah
memiliki motivasi dari dalam. Dalam belajar tentunya motivasi dari dalam ini
lebih diinginkan karena akan menyebabkan proses pembelajaran yang lebih dalam.
namun seringkali motivasi dari dalam in tumbuh setelah diawali dari motivasi dari
luar.
Bentuklah Kelompok Belajar
Belajar bersama dapat menimbulkan motivasi yang
besar sehingga membantu kita mencapai sasaran. Sebaliknya, kita akan malas
bahkan malu untuk belajar di antara teman – teman yang sedang bermain sambil
tertawa – tawa. Teman yang rajin akan membuat kita merasa belajar serius adalah
biasa.
Rencanakan apa yang akan dilakukan pada saat
belajar bersama, misalnya mengerjakan soal latihan, memperkirakan soal ujian
dan mencari jawabannya.
Berpeganglah Pada Rencana
Waktu
Adanya rencana waktu sebagai pegangan dapat
membantu meningkatkan motivasi kita. Bila kita merasakan motivasi mulai surut
(biasanya pada pertengahan semester), upayakan dengan keras agar kita dapat
tetap berpegang pada rencana waktu. Dengan ini kita akan mendapati bahwa
motivasi dapat kembali diraih. Paling tidak untuk menyelesaikan tugas sesuai
rencana.
Ambil Jeda Pada Saat
Belajar
kita tidak mungkin belajar terus menerus selama
tiga jam. Strategi yang baik yang perlu kita terapkan adalah setiap belajar 50
menit ambil jeda 10 menit. Sebagian orang memerlukan jeda setelah belajar 30
menit. Tapi karena belajar 30 menit tidak terlalu lama, maka istirahatnya tidak
lebih dari 5 menit. Setelah suatu waktu belajar yang panjang (misalnya 4 jam
diselingi jeda), kita dapat mengambil jeda 1 atau 2 jam dengan melakukan
kegiatan ekstrakurikuler. Adanya jeda ini akan mencegah kejenuhan yang dapat
menurunkan motivasi.
Source : http://www.hilo-teen.com/

